Sukses

Pentingnya Sistem HSE Dalam Proyek Properti

Liputan6.com, Jakarta Setiap orang pasti mendambakan keamanan dan kenyamanan saat tinggal di suatu tempat. Atas dasar itulah, pengembang dalam hal ini sebagai supplier hunian dituntut untuk mampu menciptakan kondisi tersebut.

Kepada Rumah.com beberapa waktu lalu, Psikolog Tika Bisono sempat berkomentar mengenai pentingnya sistem Health, Safety & Environment (HSE) dalam proyek residensial. Menurutnya, sistem ini tidak hanya harus diusung pengembang namun juga diedukasi terhadap seluruh penghuni.

“Terutama di apartemen, sistem ini jauh lebih krusial. Ambil contoh saat terjadi kebakaran, seperti apa pola manajemen dalam mengevakuasi penghuninya. Begitupun dengan penghuninya. Kalau musibah ini datang, mereka sudah tahu harus ke mana dan ambil langkah apa. Jadi pengembang wajib memberi edukasi mulai dari A sampai Z tentang tata cara tinggal di bangunan tinggi,” tegasnya.

Baca juga: Trik Jitu Cari Rumah Via Online Biar Tak Tertipu

Selain sistem manajemen yang jelas, menurut Tika pengembang juga perlu melakukan riset secara berkala terkait keamanan penghuni.

“Apartemen-apartemen sekarang kan banyak yang mengadopsi konsep TOD, dan umumnya berada persis dengan jalur Light Rapid Transit (LRT). Untuk kasus seperti ini, developer wajib analisa dalam sekian tahun apakah hal ini memengaruhi pondasi, mengingat hampir tiap hari ada getaran kereta. Ini berdampak juga ke psikologis penghuni lho,” ia menambahkan.

Demi meningkatkan sisi keamanan dan kenyamanan lainnya, pengembang turut diminta tidak hanya memperhatikan unsur estetika semata.

“Jangan dipikirin indahnya saja, tapi amannya juga. Jika bikin apartemen untuk keluarga, cari tahu berapa ketinggian minimum untuk pagar balkon. Ini terkadang yang masih kurang di Indonesia,” tukasnya.

Baca juga: Tips Aman Beli Rumah dari Developer

1 dari 2 halaman

Pengembang Besar Lebih ‘Melek’ Sistem

Menurut Presiden Direktur PT Ciputra Residence, Budiarsa Sastrawinata, sistem manajemen Health, Safety & Environment sudah dilakukan pihaknya setiap mengembangkan proyek hunian maupun komersial.

Wujud nyata dibuktikan dengan rutin menggelar PT Ciputra Residence Health, Safety & Environment Awards sejak dua tahun lalu. Pemberian penghargaan ini bertujuan memotivasi dan mengapresiasi para kontraktor, subkontraktor, dan karyawan yang mengimplementasikan budaya K3 dengan baik.

“PT Ciputra Residence menerapkan manajemen HSE secara ketat bukan semata-mata untuk memenuhi persyaratan regulasi dan komitmen dengan pihak ketiga, namun lebih kepada kepedulian perusahaan untuk memastikan proses pembangunan berjalan dengan baik. Hasilnya akan ada zero accident dan zero loss time injury dalam setiap pembangunan proyek,” ujarnya.

Bagi Ciputra, implementasi manajemen HSE merupakan instrumen investasi perusahaan dalam memperlancar proses produksi, bukan sebagai cost yang membebani anggaran proyek.

Oleh karena itu, setiap kontraktor yang akan menjadi mitra diwajibkan memiliki komitmen yang sama dalam menjalankan HSE sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) yang ditetapkan Pemerintah.

“Saat ini semua kontraktor dan subkontraktor yang mengerjakan proyek, kami wajibkan memahami dan mengimplementasikan HSE dengan disiplin. Dampaknya positif terhadap prosedur kerja perusahaan, sehingga terjamin kualitas hasil kerjanya yang berujung pada keamanan dan kenyamanan penghuni,” ia mengakhiri.

Tengah mencari rumah baru yang aman dan nyaman untuk keluarga? Simak pilihannya dengan harga di bawah Rp1 miliar di sini!

REVIEW PROPERTY

Lihat Semua
Artikel Selanjutnya
Kolaborasi Bantu Agen Properti Hadapi Persaingan
Artikel Selanjutnya
Pembiayaan 3 Proyek Infrastruktur Ini Tanpa Dana APBN