Sukses

Per Tahun, Apartemen Alam Sutera Bagi Return 8%

Liputan6.com, Jakarta Menjamurnya pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, dan universitas, menjadikan kawasan Alam Sutera kian berkembang sebagai titik bisnis baru di sisi barat Jakarta. Alhasil, ini berimbas pada tingginya permintaan hunian sewa yang berasal dari ratusan mahasiswa maupun pekerja profesional.

Peluang sewa dari kalangan mahasiswa datang dari Universitas Bina Nusantara yang memiliki sekitar 16 ribu mahasiswa, Binus-ASO School of Engineering yang bekerjasama dengan Jepang, Swiss-German University, dan Universitas Bunda Mulia yang siap beroperasi pada tahun ajaran baru 2017 ini.

Kampus-kampus di atas sejatinya telah memiliki reputasi tinggi di dunia pendidikan dengan program perkuliahan bertaraf internasional. Tak hanya itu, ada pula sekolah Santa Laurensia yang berstandar internasional dan memiliki lebih dari 5 ribu pelajar.

Baca juga: Milenial Serbu Apartemen di Alam Sutera

Dengan status baru sebagai area pendidikan bertaraf internasional, rupanya cukup memberi pengaruh terhadap sektor properti Alam Sutera. Ini lantaran ceruk pasar yang baru menyebabkan harga sewa apartemen di kawasan tersebut meningkat signifikan.

Ditemui Rumah.com dalam acara ground breaking, Jumat (3/11), Mayo R. Azhari selaku GM Sales & Marketing Pacific Garden Style mengungkapkan, apartemen di Alam Sutera masih jadi instrumen investasi yang menarik bagi pebisnis.

“Dengan harga apartemen mulai dari Rp 500 jutaan, harga sewa di sini bisa mencapai Rp3,5 juta hingga Rp4 juta per bulan. Bahkan investor diharapkan bisa meraih untung (return) sekitar 8% – 9% per tahun. Investasi ini jauh lebih untung daripada deposito bank dengan bunga sekitar 5% per tahun. Belum lagi nilai pajak atas bunga (20%) dua kali lebih tinggi dibandiingkan pajak atas sewa (10%),” ujarnya.

Simak juga: Berharga 300 Jutaan, Hunian Dekat Alam Sutera Jadi Rebutan

Guna menarik perhatian investor, pihak Pacific Garden Style mengaku telah memiliki divisi rental yang siap membantu mencarikan penyewa untuk unit mereka. “Jadi bisa titip sewa, kami bantu,” ia menambahkan.

1 dari 2 halaman

Penjualan Relatif Landai

Animo konsumen yang cukup tinggi terhadap apartemen di kawasan Alam Sutera tidak lepas dari pesatnya perkembangan di sana. Bahkan kabarnya Light Rapid Transit (LRT) Jakarta – Tangerang yang akan dibangun dalam waktu dekat, disinyalir akan lebih meningkatkan pamor kawasan.

Begitupun dengan harga tanah di kawasan Serpong terus meroket, termasuk wilayah Alam Sutera. Akses gerbang tol Kunciran telah menjadikan wilayah Alam Sutera menjadi lebih mudah diakses.

Kemudahan ini pula yang menyebabkan harga tanah di kawasan Alam Sutera mengalami kenaikan hingga 300% dalam kurun lima tahun terakhir.

Sementara itu Mayo mengatakan saat ini dari total 1.130 unit yang ada di tower pertama Pacific Garden Style, 50%-nya terlah terjual dalam kurun waktu 10 bulan.

“Pembelinya masih lebih dominan investor. Kalau dibilang penjualannya agak landai, itu sebenarnya karena kami masih menunggu surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) keluar pada 29 September kemarin,” terangnya.

Untuk bersaing secara kompetitif, Mayo menambahkan, harga apartemen di Pacific Garden Style diklaim masih lebih rendah ketimbang harga apartemen lain yang ada di Alam Sutera. “Dibanding sekitar, kami paling murah karena masih Rp23 juta per meter persegi itu sudah plus PPN,” tukasnya.

Indikasi pasar yang terus bergerak ke arah positif memicu sebagian masyarakat mulai berani berinvestasi properti. Tertarik cari apartemen atau rumah tapak untuk ladang investasi? Cari dan temukan pilihan harganya mulai Rp500 juta.

REVIEW PROPERTY

Lihat Semua
Artikel Selanjutnya
Mau Rumah Rp 140 Jutaan Plus Diskon Besar? Datang ke Pameran Ini!
Artikel Selanjutnya
Pengembang Ini Bangun Ruko Unik Rp 8 Miliar di Cakung