Sukses

Rumah Bebas Lalat Buah dalam 4 Langkah

Liputan6.com, Jakarta Selain tikus, nyamuk, dan kecoa, hama lain yang kerap mengganggu kenyamanan di rumah adalah lalat buah. Ukurannya memang tidak sebesar lalat biasa, tapi kebiasaannya mengerumuni buah-buahan cukup merugikan dan menjijikan.

(Baca juga: Kiat Mengusir Cacing di Kamar Mandi Basah)

Selain tak sedap dipandang, keberadaan lalat buah dapat membuat buah-buahan cepat busuk dan berkurang kesegarannya. Mengandalkan tudung saji kadang juga tak terlalu signifikan pengaruhnya. Agar rumah Anda benar-benar bebas lalat, coba lakukan cara dari Rumah.com berikut ini.

1. Cek sumber bau

Tak jauh beda dengan lalat yang besar, penyebab utama lalat buah datang adalah aroma busuk di dalam rumah. Coba Anda cari sumbernya di sekitar rumah. Misalnya, bisa saja ada buah membusuk di sudut rumah, seperti belakang lemari atau di bawah kulkas.

Biasanya aroma bumbu yang sudah lama, seperti bawang yang membusuk atau terasi yang tidak tertutup dengan rapat juga mengundang lalat.

2. Bersihkan area yang berhubungan dengan sampah

Saluran pembuangan air di bak cuci piring serta tempat sampah merupakan area yang disenangi lalat buah. Mereka mencari sisa makanan yang sudah membusuk untuk dijadikan tempat berkembang biak.

Bersihkan bak cuci piring, wastafel, bak sampah dari sisa makanan dengan menuangkan cairan pembersih yang mengandung klorin atau boleh juga menggunakan karbol.

Bak sampah di luar rumah pun perlu disikat dengan cairan pembersih kuman yang mengandung desinfektan. Gunanya untuk menyingkirkan aroma tak sedap.

1 dari 2 halaman

Usir Lalat Buah dari Rumah

3. Gunakan lilin

Sama seperti lalat biasa, lalat buah pun menghindari lilin. Pasalnya nyala api pada lilin memberikan efek panas serta mengacaukan pandangan lalat. Saat menghidangkan makanan, tambahkan lilin di bagian tengah meja serta beberapa sisi lainnya agar lalat tidak tertarik mendatangi makanan Anda.

4. Simpan buah di tempat tertutup

Biasakan untuk mengonsumsi buah secara langsung dan habis dalam satu hari, kecuali buah yang bisa disimpan di dalam kulkas. Buah yang tak dapat disimpan di kulkas seperti pisang sebaiknya segera Anda konsumsi.

Sementara buah yang mengandung air dan dapat disimpan dalam waktu lebih dari dua hari seperti apel, anggur, dan pir sebaiknya letakkan di dalam kulkas.

Lingkungan sekitar, seperti saluran air dan tempat pembuangan sampah yang kurang diperhatikan juga berpotensi jadi tempat lalat berkembang biak. Cek di sini untuk pilihan hunian dengan layanan fasilitas kebersihan yang baik dengan harga mulai dari Rp300 jutaan!

 

Rina Susanto

REVIEW PROPERTY

Lihat Semua
Artikel Selanjutnya
Maksimalkan Ruang Kosong di Dinding Bagian Atas Rumah
Artikel Selanjutnya
Begini Cara Menangkal Ular Masuk Rumah