Sukses

Listrik di Rumah Mahal? 6 Alat Ini Penyebabnya!

Liputan6.com, Jakarta Usai bulan madu, usai sudah masa romantis. Biasanya begitu Anda mulai tinggal di rumah sendiri yang baru di beli bersama pasangan—bukan lagi di rumah orangtua—masa gajian adalah masa-masa menunaikan kewajiban, membayar tagihan.

(Baca juga: Tagihan Listrik Makin Mahal? Ini Caranya Agar Jadi Murah!)

Dan, salah satu tagihan yang lumayan menguras pundi-pundi keuangan Anda adalah tagihan listrik. Bengkaknya biaya pemakaian listrik biasanya dipicu penggunaan alat-alat listrik yang banyak memakan daya.

Asal tahu saja, seperti yang dirangkum dari Rumah.com, berikut adalah beberapa alat rumah tangga yang lumayan banyak memakan daya listrik dan cara yang benar memanfaatkannya. Gunakan dengan bijak agar Anda bisa lebih hemat.

1. Setrika

Si kecil ini memang butuh energi besar untuk memanaskan bagian bawahnya. Setrika memakan daya listrik hingga 300 watt. Untuk mengatasinya, sesuaikan panasnya dengan jenis pakaian yang Anda setrika, dan tak perlu dipanaskan hingga maksimal.

Misal, jenis pakaian katun biasanya hanya membutuhkan panas yang sedang, sedangkan bahan jeans bisa setingkat di atasnya. Lalu, bahan sutra dan linen membutuhkan panas yang lebih rendah.

Selain itu, perhatikan bagian bawahnya, jika kotor sebaiknya segera bersihkan. Kerak pada bawah setrika membuat setrika membutuhkan daya lebih besar untuk menghasilkan panas.

2. Microwave

Memang, sih, sekarang banyak microwave yang hemat listrik tapi banyak banyak pula yang butuh daya listrik besar sekitar 600 watt. Batasi penggunaan microwave satu kali sehari untuk memanggang makanan.

Jangan lupa membersihkan microwave setelah digunakan, karena kotoran sisa makanan di dalamnya membuat microwave harus bekerja keras untuk menghangatkan makanan saat digunakan.

1 dari 2 halaman

Peralatan Boros Listrik di Rumah

3. Dispenser

Terutama yang memiliki pendingin dan penghangat air, karena memakan daya listrik mulai 80-450 watt. Sebaiknya Anda memang baru menyalakan pendingin atau pemanasnya ketika akan digunakan.

(Simak juga: Aneka pilihan perumahan dengan udara yang sejuk mulai harga Rp500 jutaan)

Jadi jangan biarkan dispenser menyala setiap saat. Lagipula untuk mendapatkan air hangat atau dingin tak butuh waktu lama.

4. Mesin cuci

Daya listrik mesin cuci sekitar 250-300 watt, terutama yang terdiri atas dua tabung. Penyebab terbesar mesin cuci boros listrik adalah proses pengeringan memeras dan mengeringkan pakaian.

Jika memang matahari cukup terik, Anda bisa menjemur pakaian di luar tanpa harus mengeringkannya di mesin cuci. Mencuci juga sebaiknya tidak dilakukan setiap hari, misalnya 2-3 kali seminggu.

5. Pompa Air

Untuk rumah yang tidak berlangganan PDAM, pompa listrik jelas menjadi andalan. Masalahnya daya sedot pompa juga membuat tagihan listrik membengkak. Selain harus menghemat air, Anda dapat mempertimbangkan pemilihan jenis pompa saat akan memasang pompa air.

Gunakan pompa yang sudah dikenal dan aturlah daya mesinnya dengan menggunakan kekuatan sedang. Cara ini membuat daya listrik lebih stabil.

6. AC

Bukan rahasia lagi jika inilah alat rumah tangga yang selalu bikin tagihan listrik melonjak tinggi. Apalagi jika Anda tinggal di dataran rendah seperti Jakarta, AC jelas sangat dibutuhkan. Masalahnya masih banyak AC yang daya listriknya lebih dari 800 watt.

Untuk itu sesuaikan suhu AC dengan suhu ruangan, yaitu AC sebaiknya tidak terlalu jauh dari suhu 23-24°C, karena suhu di bawah 20°C cenderung membutuhkan daya listrik yang besar.

 

Rina Susanto

REVIEW PROPERTY

Lihat Semua
Artikel Selanjutnya
Dalam Kondisi Mesin Mati, Bisakah Mobil Korsleting dan Terbakar?
Artikel Selanjutnya
Sebagian Warga Pekanbaru Jadi Korban Padam Listrik hingga 16 Jam