Sukses

Meikarta Genjot Perekonomian Rakyat

Liputan6.com, Jakarta Pembangunan kota modern Meikarta di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dengan investasi Rp 278 triliun mulai membuahkan dampak pengganda (multiplier effect) dan dampak menetes ke bawah (trickle-down effect). Kota baru yang sedang memasuki tahap pembuatan infrastruktur dan taman ini tak hanya berhasil memikat hati banyak konsumen, tetapi juga mendongkrak ekonomi rakyat.

Ratusan pedagang, terutama pedagang kuliner, dapat ditemui di lokasi setiap hari. Selain melayani para konsumen dan para pekerja di Meikarta, para pedagang melayani warga yang datang untuk berwisata atau berolahraga. Pada akhir pekan, sekitar 5.000 orang datang berkunjung ke Meikarta.

Kota mandiri baru yang dikembangkan Lippo Group melalui PT Lippo Cikarang Tbk tidak hanya akan didukung infrastruktur yang lengkap. Kota yang dirancang lebih indah dari Jakarta dan menjadi salah satu solusi mengatasi kemacetan Ibu Kota ini juga ramah lingkungan. Danau buatan dan taman hijau yang luas sudah dibangun di Meikarta di atas lahan 100 hektare (ha), yang kini menjadi salah satu destinasi wisata bagi masyarakat dan lahan mencari rezeki bagi warga sekitar, seperti berdagang makanan dan minuman.

Warga pun kian banyak berdatangan karena di kawasan Meikarta tersedia pula beragam kuliner dan aneka jajanan enak yang berasal dari warga sekitar Cikarang, Bekasi, dan Bandung. Lebih dari 200 pedagang hadir di kawasan sekitar taman dan danau buatan yang ditata indah.

Selain pedagang ramai berjualan, warga berdatangan untuk menikmati suasana di Meikarta yang enak dan tenang. Kawasan danau yang menyegarkan membuat masyarakat betah berlama-lama di sana. Pedagang pun senang karena dagangannya laris.

 

Di kawasan ini juga ada sejumlah permainan menarik yang disediakan pengelola Meikarta, seperti bumper car dan komedi putar. Pengunjung umumnya beralasan kedatangan mereka ke kawasan Meikarta karena ingin melihat langsung pembangunan kota mandiri tersebut.

Tiap akhir pekan sekitar 5.000 orang berada di kawasan Meikarta untuk berwisata atau bersantai bersama keluarga. Mereka menikmati pula berbagai sajian kuliner dan asyik bermain dengan anak-anak atau teman.


(*)

REVIEW PROPERTY

Lihat Semua
Artikel Selanjutnya
Sri Mulyani: Capai Ekonomi 5,4 Persen Tak Mudah buat RI
Artikel Selanjutnya
Kesejahteraan Harus Dirasakan Seluruh Masyarakat