Sukses

Bingung Pilih Nikah atau Punya Rumah Dulu? Ini Solusinya!

Liputan6.com, Jakarta Bagi Anda, menikah atau membeli rumah tentunya sama-sama membutuhkan biaya dan setiap tahun, kebutuhan biaya untuk keduanya selalu naik.

Dalam website Rumah.com disebutkan, kini lebih dari 40% pasangan milenial, atau pasangan yang berusia antara 18-35 tahun memilih untuk membeli rumah bersama sebelum mereka menikah karena harga properti yang selalu meningkat.

Lalu bagaimana dengan Anda? Untuk memudahkannya, yuk, lakukan langkah ini.

Pertimbangkan rencana karier Anda

Jika usia Anda masih tergolong cukup muda, misalnya di bawah 25 tahun, tentunya banyak rencana karier yang ingin dijalankan.

Bila karir terbilang lebih penting dibandingkan menikah dalam waktu dekat, sebaiknya mulailah untuk sekaligus mencicil rumah yang sesuai dengan besaran gaji yang Anda miliki—jika tak cukup untuk membeli rumah, Anda bisa mencicil apartemen.

Pikirkan pernikahan yang sederhana

Sebesar-besarnya biaya pernikahan, tetap tak akan sebesar kenaikan harga properti. Pernikahan dapat dilakukan dengan sederhana, yang penting sah secara agama dan keluarga Anda merestuinya.

Jadi jika Anda belum dikejar oleh umur dan menikah masih bukan prioritas utama, cobalah untuk menyisihkan penghasilan sebagai DP rumah. Minimal ketika Anda menikah, Anda sudah memiliki tempat tinggal.

Pertimbangkan rencana setelah menikah

Bila Anda atau pasangan berencana untuk menjadi entrepreneur setelah menikah, misalnya dengan alasan agar memiliki waktu yang fleksibel untuk keluarga, berarti sebisa mungkin mulailah DP rumah sebelum menikah.

Setidaknya rumah yang sudah Anda miliki ketika menikah ini dapat menjadi jaminan jika pasangan atau Anda membutuhkan modal awal usaha Anda.

Ini pertimbangannya jika memilih menikah

Memang ada kalanya kita membutuhkan rekening bersama pasangan agar permohonan kredit dikabulkan oleh bank. Jika memang ini rencana Anda, berarti Anda harus menikah dahulu, setelah itu mulai untuk membeli rumah.

Bila rencana Anda seperti ini, menikahlah secara sederhana, dan gunakan tabungan dan investasi untuk mengumpulkan DP rumah atau apartemen.

(Simak juga: Pasangan Ini Menikah Tanpa Resepsi Demi Punya Rumah)

Bila mampunya membeli rumah yang agak jauh dari lokasi kerja, dan Anda akhirnya memilih tetap tinggal di rumah orangtua, sewakan rumah tersebut sebagai tambahan cicilan bulanan. Anggaplah rumah tersebut sebagai investasi Anda nantinya.

Bagi pasangan muda dan baru akan membeli rumah pertama, tak perlu mencari yang terlalu besar. Harga rumah khususnya di Indonesia punya tren selalu naik, melebihi nilai inflasi tahunan. Karena itu, beli rumah yang kecil dulu lalu saat punya rezeki lebih, Anda bisa jual rumah Anda untuk tambahan membeli rumah yang lebih besar.

Tertarik membeli rumah baru? Lihat pilihannya dengan harga di bawah Rp300 jutaan di sini!

Foto: Rumah.com

Rina Susanto

REVIEW PROPERTY

Lihat Semua
Artikel Selanjutnya
Ditinggal Nikah Mantan, Haruskah Langsung Cari Pengganti?
Artikel Selanjutnya
‎Benarkah Andika Pratama Kesal karena Istrinya Sibuk Berbisnis?