Sukses

Tips Menata Taman Sesuai Feng Shui

Liputan6.com, Jakarta Setiap bagian dari sebuah hunian memiliki feng shuinya masing-masing, termasuk halnya taman di rumah. Area taman yang lapang dan dipenuhi banyak tumbuhan dipercaya akan mengumpulkan lebih banyak chi (energi kehidupan).

(Baca juga: Pilah-pilih Tanaman dalam Ruang yang Pas Sesuai Feng Shui)

Dengan memperhatikan feng shui taman, Anda pun tak hanya menciptakan taman yang indah dan asri, tetapi juga  taman yang berfungsi maksimal dan menjadi sumber energi positif. Seperti yang dirangkum dari Rumah.com, berikut langkah menata taman rumah yang benar menurut feng shui.

Taman berbunga dan berbuah

Peliharalah jenis-jenis tanaman berbunga dan berbuah. Di dalam feng shui, dua jenis tanaman ini sangat berguna untuk menepis energi negatif dalam bentuk pemandangan yang kurang enak dilihat.

Tanaman yang berbunga dengan aneka warna dapat menyegarkan mata Anda dan memberikan keindahan berbeda dibanding tanaman yang hanya berupa dedaunan saja. Mata Anda akan dimanjakan dengan kecantikan bunga-bunga yang bermekaran.

Sementara pohon yang berbuah dapat  memberikan banyak manfaat. Semua hal ini dapat memberikan chi yang positif ke dalam hunian Anda. 

Pepohonan

Akan sangat baik jika taman di rumah Anda memiliki pepohonan rindang. Namun, Anda perlu memperhatikan penempatannya sebelum menanam. Usahakan menanam pohon dengan letak berseberangan terhadap rumah sakit atau kuburan (jika ada).

Hal ini berguna untuk menghambat atau menangkal datangnya energi buruk dari lingkar luar rumah menuju ke dalam.  Hindari juga meletakkan pohon di depan pintu masuk rumah karena dapat menghalangi chi yang akan masuk.

Menata Taman Berdasarkan Feng Shui

Elemen air

Usahakan memberikan elemen air pada taman di rumah Anda. Anda dapat membuat kolam ikan mini, atau kolam teratai di dalam pot yang diisi dengan ikan-ikan kecil. Dalam feng shui, suara gemericik air merupakan chi.

Keberadaan air dalam kolam juga harus selalu dijaga agar  tetap mengalir guna meningkatkan terkumpulnya chi sebelum masuk ke dalam rumah. Elemen air juga dapat memberikan efek menenangkan dan menyejukkan area di sekitarnya.  

 Pagar bambu

Bambu memiliki nilai filosofis yang amat dalam. Di dalam feng shui bambu dipercaya dapat menyeimbangkan tingginya tingkat fleksibilitas dan adaptasi terhadap naik-turunnya grafik kehidupan.

Anda dapat menggunakan bambu sebagai pagar tanaman. Selain tampilannya natural, pagar bambu dapat menyaring suara bising atau chi suara yang negatif dari luar rumah.

Lonceng atau genta angin

Bunyi lonceng yang terkena angin, di dalam feng shui dipercaya dapat menepis datangnya sha chi (energi negatif) yang berasal dari energi wu huang, yang menstimulasi malapetaka dan penyakit berat. Anda dapat menempatkan lonceng angin di bagian teras depan sebelum menuju taman.

(Simak juga: Ragam pilihan hunian dengan fasilitas taman mulai harga Rp300 jutaan)

Batu pijakan

Batu pijakan atau stepping stone merupakan elemen hardscape pada taman. Jangan membuat desain pijakan yang terlalu kaku agar tak membahayakan, terutama untuk anak kecil. Buatlah bentuk atau alur yang melengkung agar keseimbangan pun tercipta.

Penataan yang berliku halus dapat melembutkan aliran chi yang datang terlalu deras dari luar rumah.

 

Dian Probowati

REVIEW PROPERTY

Lihat Semua
Artikel Selanjutnya
Panduan agar Nyaman Tinggal di Kamar Kos
Artikel Selanjutnya
Ketahui Feng Shui Apartemen Anda