Sukses

Bikin Roof Garden agar Rumah Terlihat Kekinian!

Liputan6.com, Jakarta Memiliki hunian dengan lahan terbatas bukan berarti bisa membatasi keinginan Anda untuk memiliki area taman hijau. Anda dapat mewujudkannya dengan membuat ruang hijau terbuka (RHT) berupa roof garden atau taman di atap rumah.

(Baca juga: Singkirkan 6 Benda ini Jika Ingin Punya Rumah Bersih dan Sehat)

Konsep roof garden memang sudah lama dikenal, namun belakangan ini mulai menjadi tren desain di perkotaan. Aplikasinya dapat dilihat pada gedung perkantoran, mal, restoran, ataupun hotel. Bahkan, telah merambah ke perumahan.

Tak hanya berfungsi membantu mengurangi pemanasan global, konsep roof garden juga dinilai memberikan visual yang modern dan kekinian pada bangunan.

Nah, bagi Anda yang ingin menciptakan nuansa kekinian pada hunian, membangun roof garden tidak sulit, kok, asalkan tahu dan memperhatikan tiap tahapan pengerjaannya. Seperti yang dirangkum dari Rumah.com, cek caranya di sini!

Membuat dak beton

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat atap dak beton. Buat dak bermaterial cor beton agar kuat dengan kemiringan 20–30 derajat. Tebal lantai kurang lebih 20 cm untuk luasan 50 m².

Pastikan struktur atap hunian cukup kuat untuk menahan beban. Sebab dak beton harus menahan beban media tanam seperti tanah, tanaman, furnitur dan beban aktivitas pengguna taman. Salah perhitungan dapat berisiko terhadap robohnya bangunan. Setelahnya Anda dapat melapisi dak dengan lantai kayu agar mudah perawatannya.

Kemudian, buatlah bak-bak tanaman pada tepi-tepi atau tengah dak yang berfungsi sebagai wadah tanaman. Bentuknya dapat Anda disesuaikan dengan keinginan, misalnya persegi, bulat, atau oval. Sesuaikan besar bak tanaman dengan luas taman.

Waterproofing

Lapisi dak dan bak tanam menggunakan waterproofing. Tujuannya untuk mencegah air merembes ke ruangan di bawah atap. Selain itu juga untuk melindungi tulang besi pada balok kolom dan lantai.

Perhatikan saluran drainase

Tanaman pada roof garden tentu membutuhkan perawatan. Karena itu, Anda harus membuat instalasi air bersih yang terhubung langsung ke pompa air atau bak penampungan air sebagai sumber menyiram tanaman.

Selain itu, Anda juga harus memperhatikan instalasi air buangan. Buat instalasi air kotor yang tersambung dengan tepi dak terendah, lalu hubungkan ke pipa talang air menuju bak resapan di tanah dan ke saluran pembuangan air.

Tinggi lapisan wadah tanam

Untuk media tanam, buat tinggi lapisan tanah cukup 5-15 cm saja. Lapisan paling bawah merupakan ijuk atau serabut kelapa yang berfungsi menahan sekaligus menyaring air yang merembes dari pasir dan tanah.

Di atasnya, tambahkan berurutan lapisan kerikil, lapisan campuran tanah dan kompos, dan lapisan paling atas berupa rumput dan tanaman sesuai selera.

Cara Membuat Roof Garden

Pilih tanaman yang sesuai

Memilih tanaman untuk roof garden tak boleh sembarangan karena ada risikonya. Beberapa jenis tanaman yang dapat Anda pilih, misalnya tanaman dengan pertumbuhan lambat, seperti pandan, lidah mertua, lili paris, atau kucai mini.

Bisa juga memilih tanaman yang menyukai matahari, mengingat tanaman berada di atap dan akan langsung terpapar matahari, misalnya palem, sikas, bougenville, dan pucuk merah.

Selain itu, pilih tanaman yang pertumbuhan batang dan akarnya tidak mengganggu saat bertumbuh untuk menghindari risiko merusak atap dan dinding rumah, seperti kamboja, jeruk, dan kembang sepatu.

Beberapa jenis kaktus seperti zygocactus juga cocok ditanam di roof garden karena jenis ini akan cepat berkembang jika terpapar matahari.

Dekorasi taman

Percantik tampilan roof garden Anda agar dapat difungsikan maksimal, tak hanya sebagai taman hijau, tetapi juga dapat digunakan untuk tempat berelaksasi.

(Simak juga: Ragam pilihan apartemen mulai harga Rp200 jutaan)

Anda dapat membuat sudut santai dengan menambahkan beberapa perlengkapan, seperti sun lounge, kursi santai, dan meja kecil sehingga nyaman untuk tempat bercengkerama dan ngobrol di sore hari. Anda juga bisa tempatkan peralatan barbeque untuk digunakan saat pesta kecil.

Pilih perabot yang sesuai

Sama halnya dengan tanaman, Anda pun tak bisa sembarang memilih perabotan. Sebaiknya pilih perabotan yang mudah perawatannya dan tahan terhadap segala cuaca. Anda dapat memilih perabot yang terbuat dari kayu, logam, rotan, atau plastik.

Namun harus dengan kualitas terbaik agar tahan lama. Hindari memilih perabot dengan bahan bantalan seperti sofa karena akan merepotkan jika musim hujan datang. Jika menginginkan perabot dengan bantalan yang nyaman, pilih kursi dengan bantalan yang dapat di copot-pasang.

 

Dian Probowati

REVIEW PROPERTY

Lihat Semua
Artikel Selanjutnya
Tidur Lebih Pulas dengan Motif Seprai Ini
Artikel Selanjutnya
Panduan agar Nyaman Tinggal di Kamar Kos