Sukses

Bergelar Sarjana Tapi Rumah Masih Sewa? Ini Solusinya!

Liputan6.com, Jakarta Percayakah Anda jika belajar mengelola uang secara bijak merupakan salah satu ilmu yang sulit dipelajari? Buktinya ada banyak orang berpendidikan tinggi yang masih kesulitan membentuk pola keuangan yang ideal.

Padahal pelajarannya sangatlah sederhana: membelanjakan uang lebih sedikit dari pendapatan, dan berinvestasi dini supaya bisa menuai hasil yang besar ketika pensiun nanti.

(Baca juga: Trik Punya Rumah Tanpa Nyicil)

Perhitungan matematis dalam konsultasi keuangan adalah nomor dua. Yang utama, Anda punya strategi psikologis dan pengelolaan emosi yang bijak. Keinginan dan tekad yang kuat untuk memiliki rumah bisa menjadi fondasi yang memudahkan Anda untuk menyimpan uang.

Tak peduli seberapa besar kesalahan yang pernah dilakukan di masa lampau, kini saatnya mulai membenahi diri dengan strategi yang matang. Simak beberapa langkah dari Rumah.com berikut ini.

1. Mengindentifikasi kesalahan di masa lalu

Semua orang tentu pernah melakukan kesalahan dalam mengelola penghasilan bulanannya. Ketahui titik kesalahan Anda dan jadikan hal tersebut sebagai pelajaran dalam mengambil keputusan di masa depan.

2. Melunasi hutang kartu kredit

Sebelum berniat mengajukan pinjaman baru (dalam hal ini pengajuan KPR), ada baiknya Anda memperbaiki track record keuangan. Tujuannya supaya Anda bisa lolos BI Check dengan mudah. Apabila Anda punya beberapa pinjaman seperti misalnya cicilan kendaraan dan kartu kredit maka sebaiknya lunasi hutang kartu kredit terlebih dulu.

3. Berhenti Menggunakan kartu kredit

Menurut statistik terkini, rata-rata satu rumah tangga di Amerika Serikat memiliki hutang kartu kredit lebih dari USD8000 tanpa bisa melunasinya dalam jangka dua bulan ke depan.

Hal ini membuktikan bahwa penggunaan kartu kredit benar-benar harus dilakukan untuk keperluan penting dan yakin bahwa Anda bisa melunasinya di bulan depan.

4. Mengubah gaya hidup jika memungkinkan

Membangun reputasi kredit yang positif akan membutuhkan sedikit pengorbanan. Salah satunya adalah dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sederhana. Dengan tujuan dan visi yang jelas, Anda bisa membangun fondasi keuangan yang kokoh.

(Simak juga: Pilihan rumah di bawah Rp300 jutaan dengan DP dan cicilan ringan)

Tahan sementara waktu keinginan untuk membeli barang mewah dan bernilai tinggi demi memiliki rumah impian.

5. Menelusuri pengeluaran

Ada banyak aplikasi gratis di ponsel pintar yang bisa Anda manfaatkan untuk mengelola keuangan, seperti Mint, LearnVest, dan Mvelope. Mereka bisa membantu Anda mengatur pengeluaran harian, sampai dengan memvisualisasikan tujuan jangka panjang.

Sementara untuk Anda yang senang mencatat pembukuan terperinci, bisa memanfaatkan templates Microsoft Excel untuk mengelola anggaran dan pengeluaran bulanan.

6. Memasang target

Pikirkan sejenak kira-kira kapan Anda siap untuk membeli rumah? Apabila ingin membeli rumah secara KPR maka berapa tahun lagi Anda siap mengajukan pinjaman? Dua atau tiga tahun? Sangat penting untuk memasang target dan mempersiapkan langkah yang harus dilakukan supaya bisa mencapai tujuan yang diinginkan.

 

Isnaini Khoirunisa

REVIEW PROPERTY

Lihat Semua
Artikel Selanjutnya
Rumah Seperti Ini Cocok untuk Generasi Milenial
Artikel Selanjutnya
Ini Penampakan Rumah Warga Sebelum dan Sesudah Dibedah PUPR