Sukses

Investasi Rusun Atlet Jakabaring Telan Rp 110 Miliar

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan mendukung penuh penyelenggaraan Asian Games 2018 melalui pembangunan Rusun Wisma Atlet Jakabaring Palembang.

Pembangunan rumah susun ini sendiri terdiri dari 5 tower dan segera siap huni karena proses pembangunan hampir rampung.

“Sebanyak tiga tower dibangun pada tahun anggaran 2015 dengan proses pembangunan mencapai 100%. Sementara dua tower lainnya dibangun pada tahun anggaran 2016 yang kondisinya saat ini sudah 95%”, ujar Direktur Rumah Susun Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Kuswardono.

(Baca juga: PUPR Bakal Bedah 300 Rumah Kumuh di Papua Barat)

Rusun Wisma Atlet Jakabaring memiliki luas bangunan 3.750 m2 dengan total anggaran sebesar Rp 110 miliar.

Dikutip Rumah.com, masing-masing tower terdiri atas lima lantai. Untuk lantai dasar terdapat lobi utama, ruang bersama, ruang duka, kantor pengelola, kantor RT/RW, dua unit hunian difabel, musala dan kios. Sedangkan dari lantai dua sampai lantai lima terdiri dari 16 unit hunian.

Sesuai arahan Menteri PUPR, Basuki Hadimulyono, setiap unit rusun harus sudah dilengkapi meubelair, listrik, air dan sambungan antena.

Saat rusun sudah rampung seluruhnya, total hunian yang ada di sana berkisar 300 unit hunian tipe 36 yang bisa menampung sebanyak kurang lebih 1.840 orang.

“Setelah selesainya Asian Games 2018, rusun tersebut akan digunakan oleh mahasiwa Politeknik Pariwisata dan akan diserahkan ke Pemda Sumatera Selatan. Bersama pengelola nanti juga akan didata untuk masyarakat yang akan tinggal di rusun tersebut,” ucap Kepala Subdit Penyediaan Rumah Susun, Fitrah Nur.

Ada beberapa venue yang lokasinya berada dekat dengan Rusun Wisma Atlet Jakabaring, di antaranya lapangan tembak, dayung, lapangan tenis, lapangan voli pantai, dan ski air.

(Daftar apartemen baru se-Jakarta)

Terintegrasi Jalur LRT

Pembangunan rumah susun umum yang kualitasnya disesuaikan dengan standar internasional ini, rencananya akan terhubung langsung dengan Light Rail Transit (LRT) serta Jalan Musi IV. Proyek LRT saat ini sudah berjalan 40 persen menyusul hampir selesainya pemasangan tiang pancang.

“Untuk mempermudah akses jalan Asian Games 2018 di Palembang, maka kami membangun transportasi LRT. Pembangunan sudah berjalan seperti yang bisa dilihat langsung dari bandara sampai Jakabaring Sport City,” ucap Alex Noerdin, Gubernur Sumatera Selatan.

(Rumah baru di Bekasi dekat stasiun LRT)

Jalur kereta ringan itu membentang sepanjang 24 kilometer dengan rute Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II-Kompleks Olahraga Jakabaring.

Sepanjang jalur terdapat 13 stasiun dan satu depo berkapasitas 14 train set. Tipe proyek adalah design and built melalui penugasan kepada kontraktor pelaksana Waskita Karya, dengan dasar hukum Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 116 dan Perpres Nomor 55 Tahun 2016.

(Baca juga: Dubai Percayakan WIKA Kerjakan Proyek Rusun)

LRT, ujarnya, ditargetkan selesai pada Desember 2017 dan akan terlebih dahulu digunakan sebagai wisma atlet atau sebagai sarana penunjang berlangsungnya Asian Games 2018. Setelah itu baru diperuntukkan bagi masyarakat.

“Juni tahun depan LRT sudah bisa beroperasi untuk masyarakat umum dan atlet,” ucap Alex.

(Klik rumah.com/perumahan-baru dan temukan puluhan apartemen dan rumah baru dengan harga mulai Rp100 Jutaan).

REVIEW PROPERTY

Lihat Semua
Artikel Selanjutnya
Mudik Tenang karena Rumah Aman
Artikel Selanjutnya
Ini Jalur Alternatif untuk Pemudik Jateng dan Jatim