Sukses

Tips Membuat Permukaan Dinding Bertekstur

Liputan6.com, Jakarta Permukaan dinding yang kasar atau bertekstur jarang menjadi pilihan pemilik rumah ketika memberi sentuhan akhir pada interior rumahnya. Pada umumnya, finishing dinding atau plafon dibuat halus dan licin dengan metode di aci dan di lapisi cat.

Tekstur pada dinding memang memiliki kekurangan tersendiri. Kehadirannya membuat ruangan terkesan gelap karena kurang memantulkan cahaya dari satu sisi ke sisi lainnya.

(Simak juga: Cara Kreatif Pajang Kolase Foto di Dinding)

Namun seiring bertambahnya usia bangunan, sering ditemukan kerusakan kecil pada permukaan dinding dan plafon. Mulai dari retak, guratan, gelembung lembab, hingga lubang bekas paku. Untuk menutupi cacat tersebut, Anda bisa memberikan sedikit tekstur pada dinding sekaligus mengecat ulang.

Lantas, bagaimana cara memberi sentuhan tekstur pada dinding?

Seperti yang dikutip dari Rumah.com, pertama siapkan adonan cat yang konsentrasinya lebih kental dari cat biasa. Adonan ini juga bisa berisi bulir-bulir kecil namun tetap cair dan mudah diaplikasikan pada dinding menggunakan kuas. Anda bisa membuat sendiri adonan ini dengan rasio perbandingan 4:1 untuk air.

Tetapi jika ingin praktis, Anda juga bisa membeli cat bertekstur yang dijual di toko bangunan.

Langkah aplikasi

  1. Siapkan dinding yang akan diberi tekstur: Persiapkan kondisi permukaan cat dengan mengecat dinding menggunakan cat pelapis berbahan latex warna putih. Lalu biarkan kering. Langkah awal ini sangat penting karena cat tekstur yang langsung dilapisi ke pada dinding kering justru malah meresap ke dalam dinding.
  2. Aduk dan celupkan rol cat: Campur dan aduk cat tekstur sampai memiliki konsistensi cat lateks yang tebal. Buat sehalus mungkin agar mudah menempel dan diaplikasikan ke permukaan dinding. Anda bisa menggunakan rol cat biasa atau menggunakan cover rol cat khusus yang digunakan untuk mengecat permukaan bertekstur untuk mempermudah proses ini.
  3. Biarkan kering untuk perbaiki konsistensi: Biarkan cat tekstur setengah kering, dengan demikian Anda bisa memperbaiki jika permukaan nampak kurang sempurna. Tes dengan menekan ibu jari Anda ke dalam cat dan tarik langsung. Pastikan hasilnya membentuk permukaan tajam seperti kulit landak.
  4. Cat ulang: Anda bisa mengulang lapisan cat agar menghasilkan cat tekstur yang lebih bagus. Semakin sering di cat ulang maka konsistensi permukaan dinding akan lebih tebal. Pastikan tekstur cat ini tidak terlalu basah atau kering. Karena jika terlalu basah, buliran tekstur bisa meleleh ke bawah, sementara kalau terlalu kering bisa menghasilkan tekstur yang kaku dan nampak tidak alami.

Ingin punya rumah baru dengan kisaran harga Rp300 jutaan? Simak puluhan pilihannya di sini.

Foto: Pexels

Isnaini Khoirunisa

REVIEW PROPERTY

Lihat Semua