Sukses

Program DP Rumah 0% Anies-Sandi, Mungkinkah?

Liputan6.com, Jakarta Satu minggu lagi, masyarakat DKI Jakarta akan mempergunakan hak pilihnya dalam pemilihan kepala daerah alias Pilkada.

Memasuki minggu tenang, para pasangan calon gubernur dan wakil gubernur sudah tidak diperkenankan lagi melakukan kampanye. Baik itu berinteraksi dengan mendatangi warga secara langsung maupun lewat media sosial.

Sebelumnya, selama masa kampanye masih berlangsung, para pasangan calon (paslon) saling unjuk gigi membeberkan sejumlah program terbaiknya. Begitupun dengan pasangan nomor urut 3, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Baca juga: Menguak Aset Properti Milik Anies-Sandi

Keduanya sama-sama mengaku ingin mewujudkan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi masyarakat DKI Jakarta. Salah satu cara yang hendak direalisasikan adalah dengan memberikan kredit rumah murah.

“Kami akan berikan kredit rumah dengan DP (uang muka) nol Rupiah,” ujar Anies Baswedan dalam Debat Cagub DKI 2017 putaran kedua, yang berlangsung pada 27 Januari kemarin.

Menurutnya, uang muka ini sebenarnya tidak serta merta dihilangkan, melainkan disiasati dengan cara ditabung terlebih dahulu.

Jadi, warga yang berminat akan diminta menabung sejumlah uang dalam waktu enam bulan, lalu setelahnya diberi akses untuk melakukan cicilan rumah.

Baca juga: Laju Pasar Properti Tertahan Isu Pilkada dan Keamanan

Tabungan tersebut nantinya akan diklaim sebagai pengganti DP. Oleh karenanya, nominal tabungan harus dipastikan mencapai minimal 10 persen dari harga rumah yang diincar.

“Kendala terberat bagi masyarakat untuk membeli rumah baru ada di persoalan uang muka. Makanya, kami berencana memberikan fasilitas bebas DP lewat bank. Sudah ada mekanismenya, dan kami sudah menggandeng Bank DKI,” ucapnya.

Ia menambahkan, “Persyaratannya warga harus menabung selama enam bulan yang nominalnya mencapai 10 persen dari nilai rumahnya,” sambung Anies.

(Ini dia rumah murah cicilan di bawah Rp2 Juta di Bogor)

Efektifkah Ini?

Menanggapi program paslon nomor 3, Head of Marketing Rumah.com, Ike Hamdan mengatakan pada intinya DP rumah nol persen sangat bisa dilakukan. Mengingat, program seperti ini bukan hal baru di dunia properti.

“Saat ini pun sudah ada beberapa pengembang yang menawarkan program serupa. Tapi tentu saja dibarengi dengan syarat dan ketentuan yang diterapkan, karena pengembang harus mengatur kelancaran cash flow untuk mewujudkan realisasi pembangunan proyeknya,” katanya.

Ike menambahkan, “Demikian juga dengan perhitungan jumlah dana tertentu dalam rekening seseorang yang bisa digunakan sebagai faktor pemberian kredit rumah barunya.”

Alasan tercetusnya program ini, menurut Anies, karena ia dan Sandi prihatin akan banyaknya warga Jakarta yang belum memiliki hunian tetap berstatus hak milik.

Selain kredit rumah, Anies pun berjanji turut memasang pipa air bersih secara gratis ke rumah-rumah dengan luas minimal 150 meter persegi di Jakarta. “Jangan sampai memiliki ‘Air’ tapi tidak punya ‘Tanah’-nya, begitu pula sebaliknya,” kata Anies.

REVIEW PROPERTY

Lihat Semua
Artikel Selanjutnya
Mardani Ali Sera: Doakan Anies Baswedan Jadi Bosnya Mendikbud
Artikel Selanjutnya
Anies Baswedan: Kita Bangun Jakarta Bukan dengan Program Semata