Sukses

Karpet Anda akan Tetap Bersih karena 7 Kebiasaan ini

Liputan6.com, Jakarta Jika Anda tinggal di rumah yang menggunakan karpet untuk melapisi lantai, pasti Anda paham kalau benda yang satu ini gampang menjadi kotor. Tidak hanya debu, potongan benang, dan helaian rambut dapat dengan mudah menempel di permukaan lembutnya.

Konsekuensinya, tentu saja Anda harus rajin membersihkannya setiap hari, baik dengan menggunakan metode manual seperti membersihkannya dengan sapu lidi atau menggunakan penyedot debu.

Simak juga: Tips Menghilangkan Noda di Karpet

Tapi, tahukah Anda bahwa ada cara untuk menjaga karpet Anda nampak senantiasa bersih tanpa harus mengeluarkan usaha ekstra? Cara ini tentunya berkaitan erat dengan kebiasaan Anda dan seluruh anggota keluarga sehari-hari.

Untuk itu lakukan tujuh kebiasaan seperti yang dirangkum dari Rumah.com berikut ini agar karpet tetap bersih dan harum sepanjang hari.

1. Sediakan keset yang baik (di setiap pintu masuk)

Salah satu cara menjaga lantai dan karpet tetap bersih dan terawat ialah dengan meletakkan keset di setiap pintu masuk rumah. Dengan demikian kaki yang hendak memijak karpet telah bersih karena lebih dulu diseka oleh kain keset.

Kain keset juga sangat berguna di musim hujan yang identik dengan lantai teras yang basah dan becek.

2. Bersihkan noda yang menempel dengan segera

Semakin lama Anda menunda untuk membersihkan tumpahan sirup atau makanan yang jatuh ke permukaan karpet, maka akan semakin sulit pula bekas nodanya dibersihkan. Untuk memastikan bahwa karpet Anda tetap bersih, Anda harus cermat dan segera membersihkan noda yang nampak.

Dan harus diingat, beda material dan jenis noda juga memerlukan metode pembersihkan yang berbeda. Untuk itu pastikan Anda melakukan teknik pembersihkan yang tepat untuk lantai karpet Anda.

3. Lepas sepatu anda di dalam rumah

Berbicara soal melepas sepatu, Anda harus berkomitmen dengan peraturan yang tegas. Pastikan setiap orang yang masuk ke dalam rumah telah melepas sepatu dan membersihkan kakinya dari debu dan kotoran yang di bawa dari luar rumah.

Namun jika Anda ingin tetap menggunakan alas kaki di dalam ruangan, Anda bisa menggunakan kaus kaki atau sandal rumah yang tetap dijaga kebersihannya.

4. Pilih produk penghisap debu yang bagus

Anda mungkin berfikir bahwa setiap jenis penghisap debu adalah sama, yaitu berfungsi membersihkan debu dan kotoran yang menempel pada permukaan.

Namun jika Anda memiliki banyak koleksi karpet di dalam rumah, tidak ada salahnya berinvestasi pada produk vacuum cleaner yang berkualitas. Anda akan sering menggunakan produk ini untuk membersihkan sofa, kasur, bantal dan perabot lunak lainnya.

5. Vacuum dua kali seminggu

Semakin sering menghisap debu pada permukaan karpet maka akan lebih bagus. Namun setidaknya Anda harus membersihkan karpet dengan vacuum cleaner dua kali dalam seminggu.

Namun seiring berjalannya waktu, Anda akan menemukan frekuensi yang pas sesuai dengan seberapa sering karpet dilewati oleh pijakan kaki atau area yang paling sering berdebu. Menurut ahli, sebaiknya Anda ulangi memutar vacuum cleaner pada area karpet sekitar 8 kali.

6. Bersihkan dengan benar

Selain menghisap debu dan membersihkan noda yang menempel, sebenarnya ada beberapa cara lain untuk menjaga karpet Anda agar tetap segar dan wangi. Beberapa bahan dapur seperti cuka, baking soda, cengkeh, dan lain sebagainya bisa menjadi wewangian sekaligus membersihkan karpet dari jamur.

7. Perawatan tahunan

Karpet juga memerlukan perawatan yang profesional agar tahan lama, untuk itu lakukan pembersihan total setidaknya setahun sekali. Anda bisa membersihkan karpet kesayangan di laundri terdekat atau menyewa jasa pembersihan karpet profesional yang datang ke rumah.

Asal tahu saja, pembersihan yang tidak benar justru memicu hadirnya kotoran dan jamur.

Ingin memiliki hunian dengan udara yang masih bersih dan sejuk? Simak aneka pilihannya di sini.

Foto: Pexels

Isnaini Khoirunisa

REVIEW PROPERTY

Lihat Semua
Artikel Selanjutnya
Ini Rahasia Anak Rajin Belajar di Rumah
Artikel Selanjutnya
Tips Nyaman Belajar di Rumah Bagi Mahasiswa S2