Sukses

Tips Dekorasi Rumah Anti Galau

Liputan6.com, Jakarta Apakah Anda termasuk pribadi yang mudah gundah alias galau? Ada masalah kerjaan sedikit, galau dan terus kepikiran. Jika iya, ada baiknya Anda merancang dekorasi rumah seperti berikut ini.

Dibandingkan kepribadian orang lain yang ceria, cuek, bahkan ada yang terkesan slow alias santai, Anda justru sebaliknya. Anda adalah tipe yang mudah banget terserang penyakit gundah alias galau.

Ada masalah kerjaan sedikit, Anda sudah galau dan terus kepikiran. Apalagi jika Anda mengalami masalah cinta, wah, Anda bisa galau berkepanjangan.

Sikap Anda yang terlalu sibuk memikirkan semua hal ini sebenarnya dapat ditenangkan dengan kondisi rumah Anda. Yuk, segera atur dekorasinya.

Ada reading nook

Nook adalah area bersantai di luar kamar tidur.

Nook secara sederhana bisa dijelaskan sebagai dipan yang diletakkan di ruang tengah atau ruang sosial lainnya. Ukurannya biasanya lebih besar dari sofa tapi lebih kecil dari tempat tidur. Nook biasanya diletakkan di pinggir jendela atau di sudut ruang.

Sebenarnya sudut ini tak selalu akan digunakan sebagai pojok membaca, melainkan sebagai tempat untuk bersantai sejenak.

Mereka yang mudah galau biasanya membutuhkan tempat yang bertekstur lembut sehingga mereka merasa nyaman saat ingin menyendiri. Tempat ini juga akan membuat pikiran si galau menjadi lebih tenang sekaligus mengurangi kecemasannya.

Dominasi warna dingin

Warna dingin punya efek menenangkan pikiran.

Ada beberapa warna yang termasuk warna hangat dan dingin. Warna hangat didominasi oleh warna terang seperti merah, jingga, atau merah muda, sementara warna dingin memberikan efek menyejukkan seperti biru atau hijau.

Kepribadian yang galau cenderung membutuhkan warna dingin untuk membantu mereka menyelesaikan masalahnya secara logis, sementara warna hangat akan membuat mereka semakin terbuai mimpi dan perasaan.

Gunakan warna dingin seperti biru tua untuk menghiasi apartemen atau kamar Anda, misalnya digunakan untuk wall paper atau bantal sofa.

Taman mini

Taman mini maupun terrarium menjadi tren hunian masa kini, yang semakin minim lahan terbuka.

Bila Anda tinggal di apartemen, bukan alasan Anda tak bisa memiliki halaman. Buatlah taman simpel yang mini, misalnya berupa taman kering di dalam pot, atau yang saat ini sedang tren adalah terrarium.

Terrarium adalah seni merangkai tanaman berukuran mini di dalam toples. Jadi, Anda bisa memajangnya di dalam rumah. Tertarik? Simak tips membuat terrarium di sini.

Anda bisa konsultasi pada tukang kebun untuk mengatur komposisi tanamannya. Taman kecil akan membuat Anda tetap sibuk mengurus tanaman sehingga membantu Anda mengurangi rasa galau.

Dapur yang terbuka

Dapur terbuka dapat menghadirkan kesan lapang, yang membuat mood jadi lebih baik.

Mengingat terbatasnya luas tempat tinggal, kini dapur pun didesain sangat mini. Bahkan, dapur sekaligus menjadi ruang makan. Jika memang Anda memiliki dapur seperti ini, pastikan dapur memiliki jendela besar.

Melihat suasana di luar rumah saat memasak atau makan akan membuat pikiran Anda lebih rileks dibandingkan jika hanya melihat dinding ruangan rumah Anda.

Tertarik mencari rumah baru? Simak review rumah di bawah Rp500 Juta di seluruh Indonesia oleh tim Rumah.com di sini.

Foto: Rumah.com/Getty Images

Rina Susanto

REVIEW PROPERTY

Lihat Semua
Artikel Selanjutnya
Tak Harus Keluar Uang Jika Sekedar Ingin Meluaskan Ruangan
Artikel Selanjutnya
Ini 26 Rahasianya buat Rumah Jadi Tempat Perawatan Diri Sendiri