Sukses

Enam Tips Bagi Pemilik Rumah di Pinggir Jalan Raya

Liputan6.com, Jakarta Rumah di pinggir jalan raya memberikan keuntungan, namun sekaligus memiliki sejumlah kekurangan.

Lokasi rumah yang berdekatan dengan jalan raya sehingga memudahkan Anda untuk mencari kendaraan umum, lebih dekat ke mini market, bahkan, membuat Anda mudah memberikan patokan kepada tamu yang berkunjung.

Tapi, ups, kok, rumahnya sangat mepet dengan jalan di depannya? Bahkan, ada bisa mencium asap knalpot mobil yang lewat di depan rumah Anda. Inilah yang harus Anda lakukan jika hal itu terjadi pada Anda.

Tutup rapat pagar rumah

Kecuali Anda seharian memang berada di rumah, sebaiknya tutup pagar rumah Anda. Rumah yang terlalu mepet dengan jalan sering menjadi sasaran keisengan orang tak bertanggung jawab.

Mulai dari mencoret dinding rumah, mencuri perintilan di depan rumah seperti sandal, atau menjadi tempat pelemparan sampah.

Gunakan pagar yang kokoh

Salah satu keuntungan rumah di pinggir jalan memang strategis, tapi ada kalanya menjadi ‘sasaran’ kendaraan yang mengalami masalah, seperti remnya blong sehingga menabrak pagar rumah Anda, atau tak sengaja menyerempet pagar Anda. Sebaiknya pastikan pagar rumah memang kokoh.

(Simak juga: Dapat Warisan Rumah Tua? Manfaatkan untuk Ini)

Siapkan taman tambahan

Jika memang masih ada ruang tambahan di depan rumah, buatlah taman kecil untuk menghindari terlalu banyaknya polusi masuk ke rumah Anda. Jika tak memungkinkan, Anda bisa mendirikan taman di belakang rumah, atau buatla area hijau mini di atap rumah.

Hindari menyimpan barang di garasi

Ingat, rumah di pinggir jalan mudah untuk dilihat orang yang berlalu lalang. Membiarkan barang tersimpan di garasi terbuka malah berisiko mengundang pencuri. Letakkan barang-barang kebutuhan kendaraan di dalam gudang atau bagian belakang rumah.

Bersihkan jalan setiap hari

Siram jalan di depan rumah Anda setiap hari untuk menghilangkan debu. Menjelang sore, tak ada salahnya menyapu di sekitar rumah dan jalan agar tetap bersih dan pastikan tidak ada sampah yang tertinggal.

Jangan sampai lokasi rumah menjadi kumuh. Selain itu, rumah yang mepet denganjalan juga membutuhkan pengecatan dinding lebih sering dibandingkan rumah lainnya.

Sumber: Rumah.com

Rina Susanto

REVIEW PROPERTY

Lihat Semua