Sukses

Percantik Kolam Rumah Anda dengan Tanaman Air Hias

Liputan6.com, Jakarta Memiliki kolam mungil di rumah tentunya sayang jika hanya digunakan untuk memelihara ikan kecil. Agar kolam makin cantik, Anda pun ingin menambahkan tanaman air.

Jika Anda ingin memelihara tanaman air, setidaknya Anda juga menambah ikan kecil (misalnya ikan molly atau ikan cupang) di dalam kolam untuk mencegah adanya jentik nyamuk. Dilansir dari Rumah.com, berikut beberapa tanaman air yang akan memperindah rumah Anda.

Pistia atau kol air

tanaman air pistia

Disebut juga apu-apu. Tanaman ini meman tidak disertai bunga, tapi daunnya yang berawarna hijau cerah dan berlapis akan mempercantik kolam Anda. Di beberapa pameran, biasanya kol air ditanam dalam kolam yang memiliki ikan hias berwarna-warni.

Bambu air

Bambu air

Bentuknya memang mirip bambu, berupa batang langsing yang tumbuh tinggi. Namun, batang bambu air tak lebih dari 3 cm diameternya, dan biasanya hanya tumbuh hingga 100 cm.

Tanaman bambu air sangat pas jika digunakan sebagai pagar pendek untuk memisahkan antara halaman Anda dengan halaman rumah tetangga—jika tembok rumah Anda dan tetangga sangat menempel.

Melati air

Wikipedia

Berbeda dengan melati biasa yang ukuran bunganya mungil, melati asal Brasil ini memiliki kelopak bunga yang lebi lebar dan juga berwarna putih. Melati ini juga tumbuh dengan mudah jika dirawat, dan sangat rajin berbunga.

Teratai

Mengingat tanaman ini dapat tumbuh tinggi hingga lebih dari 1 meter, sebaiknya Anda menyiapkan pot yang tinggi dan besar sebagai media tanamnya.

Tanaman lotus cenderung membutuhkan pupuk kompos agar bisa tumbuh dengan subur. Jika Anda tak menambahkan ikan di dalam air, Anda bisa memasukkan bubuk abate secara berkala, misalnya setiap 1-2 minggu.

Cattail

tanaman air cattail

Dibandingkan ekor kucing, tanaman ini seakan lebih mirip sosis. Bagian pucuk bunganya memang tidak berbentuk kelopak melainkan berbentuk lonjong dan berwarna cokelat.

Cattail bisa tumbuh tinggi, dan biasanya digunakan untuk mempercantik bunga potong di dalam vas.

Untuk tumbuhnya, cattail tetap membutuhkan pasir atau tanah di dalam pot, baru setelahnya direndam air. Semakin tua, bagian buahnya akan berubah menjadi seperti buah kapas.

(Simak juga: 7 Pilihan Pagar Hidup untuk di Rumah)

Foto: Pixabay

Rina Susanto

REVIEW PROPERTY

Lihat Semua
Artikel Selanjutnya
6 Trik Pintar Ubah Kamar Mandi Mungil di Rumah Jadi Mewah
Artikel Selanjutnya
Berkebun Kini Juga Bisa Lewat Smartphone, Loh!