Sukses

Awas! Merokok di Dalam Rumah Bisa Racuni Perabot

Liputan6.com, Jakarta Merokok, apalagi jika dilakukan di dalam rumah, entah menggunakan tembakau atau rokok elektrik, ternyata dapat menyisakan banyak dampak negatif. Selain residu racunnya dapat menempel pada furnitur, kesehatan keluarga Anda juga menjadi taruhannya.

Menurut penelitian yang di lakukan oleh Lara Gundel, ilmuwan Berkeley Lab yang tergabung dalam studi Tobacco-Related Disease Research Program (TRDRP), ternyata furnitur di dalam rumah menjadi pihak ketiga yang menyerap racun dengan sangat cepat.

Asap rokok yang merupakan campuran dari bahan kimia, karsinogen, dan nikotin dapat menempel erat pada perabot dan bisa 'menularkan' ke furnitur lunak lainnya seperti karpet, lantai kayu, dan bahkan plafon, seperti dikutip dari Rumah.com

“Sekali saja asap rokok di serap oleh plafon (langit-langit), mereka berubah menjadi pihak ketiga yang meracuni perputaran udara di dalam ruangan dalam waktu yang panjang,” jelas Lara.

(Simak Juga: Cara Tepat Usir Bau Rokok di Dalam Rumah)

Tak sampai disitu, ternyata perabot yang tercemar asap rokok juga bisa membawa bencana di dalam rumah. “Sangat membayakan kesehatan jika asap rokok bercampur dengan polutan lain di dalam rumah seperti gas elpiji yang digunakan untuk memasak,” ucapnya.

Perlahan namun pasti, polusi udara ini juga bisa merusak DNA dalam tubuh, yang merupakan reaksi awal munculnya penyakit kanker.

Sangat mudah mendeteksi kondisi rumah yang sudah tercemar asap rokok. Mulai dari bau rokok yang tercium tajam, sampai dengan warna perabot dan interior rumah. Ruangan yang terus menerus mendapat paparan asap bisa mengubah warna dinding dari putih menjadi kuning hingga cokelat.

Lalu, bagaimana dengan paparan asap rokok elektrik? Meski terbuat dari bahan makanan, sisa asap dari rokok elektrik tetap berbahaya untuk dihirup kembali. Residu asapnya juga tidak meninggalkan bau yang menyengat sehingga agak sulit mendeteksi perabot yang sudah terpapar polusi ini.

Cara Menghilangkan Racun Dari Perabot Rumah

“Cara konvensional yang bisa dilakukan ialah mengecat ulang dinding, mengganti karpet dan tirai jendela,” jelas Lara. Meski demikian hal tersebut belum cukup karena dinding tersebut sudah mengunci bau dan senyawa asap secara permanen.

Jadi, cara paling efektif adalah dengan menggosok bagian dinding, langit-langit dan lantai dengan deterjen dan air panas. Anda harus menggunakan sarung tangan dan lap bersih agar tidak terkontaminasi.

Kemudian, semprotkan cuka ke bagian yang kotor yang di sebabkan asap rokok. Lanjutkan dengan mengelap bagian tersebut menggunakan lap bersih. Setelah itu, Anda baru bisa melapisi dinding dengan primer dan cat sesuai keinginan.

Satu hal yang perlu Anda perhatikan, anak-anak sering menyentuh perabot rumah dan memasukkan jari tangan ke mulut sebelum cuci tangan. Akibatnya, kontaminasi racun bisa lebih cepat dan berbahaya dari yang kita bayangkan. Untuk itu, sebelum terlambat, hentikan kebiasaan merokok di dalam rumah.

REVIEW PROPERTY

Lihat Semua