Sukses

Tips Menjaga Hubungan dengan Klien

Liputan6.com, Jakarta Agen atau broker properti adalah profesi yang sangat tergantung pada hubungan dengan banyak relasi. Selain mempermudah proses penjualan, agen yang punya banyak kenalan akan lebih dipercaya karena berpeluang lebih sering untuk mendapatkan rekomendasi.

Karena itu, kelihaian berkomunikasi dan kemampuan memahami kebutuhan klien pun menjadi skill yang wajib dimiliki. Tidak cukup sampai di situ, setelah akrab, mereka juga harus bisa menjaga hubungan baik dengan customer lama.

Namun, apa yang harus dilakukan agar hubungan dengan klien tetap bertahan lama meski sudah lama tidak berjumpa?

Marketing dari ERA Emerald, Handi Asbar membagikan beberapa kebiasaan yang Ia lakukan untuk meningkatkan hubungan baik dengan klien.

“Umumnya, setelah transaksi jual beli properti, komunikasi dengan klien putus begitu saja. Padahal (apabila di jalin dengan baik) mereka bisa mendatangkan transaksi baru di kemudian hari,” ucap Handi.

Menjalani profesi broker sejak tahun 2012, Handi Asbar paham pentingnya membangun profil agen yang cerdas dan siap membantu. Dengan citra yang positif, maka tentunya akan lebih memudahkan kita untuk menjalin relasi dengan konsumen baru ataupun lama.

Follow Up dan Memasarkan Iklan

Bagi Handi, sangat penting mengoptimalkan jam kerja yang dimiliki, baik di kantor maupun di luar kantor. “Saya selalu menyempatkan waktu untuk menghubungi setiap klien ketika berada di kantor,” akunya.

Setelah itu, pagi hari menjadi waktu yang pas memulai komunikasi dengan setiap klien yang Ia miliki. “Setelah sampai di kantor, Saya selalu mengecek email, pesan masuk lewat messenger, kemudian melakukan follow up. Jika ada transaksi yang sedang berlangsung, Saya akan menghubungi calon pembeli dan penjual untuk melanjutkan prosesnya.”

Tak cukup dengan melakukan follow up, ternyata komunikasi rutin juga menjadi resep rahasianya. “Setiap dua hari sekali Saya rutin membagikan listingan yang Saya punya melalui broadcast WhatsApp, Line atau email. Isi broadcast tidak hanya tulisan tapi juga disertai dengan foto dan video,”

Selain membagikan listing penjualan rumah yang Ia punya, Handi juga selalu update memberi informasi jika ada penjualan rumah dengan harga dibawah standar (hot sale).

“Pemasangan iklan menjadi hal utama jika ingin penjualan cepat laku. Untuk iklan di Rumah.com, saya rajin mengecek hampir setiap hari atau maksimal tiga hari. Update iklan bisa dengan mengubah tagline, melengkapi foto dan lain sebagainya. Pemilik rumah yang saya pasarkan rumahnya juga saya hubungi jika ada foto yang kurang sesuai.”

Lalu, apakah hanya calon pembeli dan calon penjual saja yang dihubungi Handi secara intens?

“Tentu tidak, selain klien, agen juga perlu memiliki relasi dengan orang bank dan notaris. Untuk itu mereka juga saya jaga hubungannya. Seperti bertanya kabar atau memberi selamat atas pencapaian yang mereka raih,” jelasnya.

Untuk menjadi agen yang terpercaya, Handi bahkan bersedia menjadi konsultan properti. Pengetahuan sekitar KPR perbankan sampai arsitektur dan interior pelan-pelan Ia kuasai. Hal ini ia lakukan agar mendapat kepercayaan dan tetap diingat oleh para kliennya.

REVIEW PROPERTY

Lihat Semua