Sukses

Pengembang Kelas Atas Serbu Serang, Harga Hunian Terus Meningkat

Liputan6.com, Jakarta Kota Serang merupakan Ibukota Provinsi Banten yang berdiri sejak sembilan tahun lalu. Sebelum menjadi kota, kawasan ini adalah bagian dari Kabupaten Serang. Sekitar 2007 lalu, Kota Serang resmi menjadi daerah otonom dengan enam kecamatan.

Wilayah ini mulai dilirik investor sejak resmi berdiri menjadi Ibukota Provinsi Banten. Tidak heran, dari tahun ke tahun Serang terus dipadati puluhan bisnis baru mulai dari area industri, pariwisata, perdagangan dan jasa, hingga sektor properti.

Menurut data terakhir seperti dikutip Wikipedia, Serang saat ini dihuni oleh lebih dari 618 ribu jiwa. Angka ini dipastikan belum termasuk kaum migrasi yang umumnya menetap berdasarkan pekerjaan.

Potensi menarik yang dimiliki Serang lantas memacu sejumlah pengembang melahirkan proyek hunian di sini. Sasarannya bukan lagi end user, melainkan investor mengingat ada banyak pekerja yang membutuhkan tempat tinggal.

(Simak juga: Cari dan Tentukan Hunian Berdasarkan Profesi)

Salah satu pengembang yang ikut meramaikan pasar properti Serang adalah PT Graha Mitra Sukses. Lewat perumahan Serang City, super klaster ini menghadirkan klaster baru yakni Cordelia dengan tipe rumah 62.

Harga yang dipasarkan pun cukup memukau, sekitar Rp800 Jutaan untuk hunian dua lantai tersebut. Angka ini nyaris sama dengan rumah dua lantai yang ada di Trevista Bintaro, Pamulang, Tangerang Selatan.

Demi kenyamanan penghuni, perumahan Serang City menyediakan fasilitas antara lain sistem cluster yang dilengkapi petugas keamanan yang profesional.

Selain itu, ada juga sport club (kolam renang, gym, dan cafe), fasilitas RFID (identifikasi kendaraan menggunakan kartu elektronik yang dipasang di kendaraan) dan CCTV kawasan, keamanan 24 jam, dan landscape yang asri dan terawat.

1 dari 2 halaman

Dibawah Rp400 Juta? Ada!

Bukit Mas Residence

Dikutip Rumah.com, harga rumah di Serang City boleh jadi lebih tinggi sebab lokasinya pun lebih strategis dan dekat dengan pusat kota.

Sementara jika perumahan lebih dekat dengan kawasan industri seperti di Cilegon, kebanyakan pengembang justru memasarkan rumah kelas menengah bawah dengan bandrol harga kurang dari Rp400 Juta.

Contohnya CitraGarden BMW garapan pengembang terkemuka Ciputra Grup.

Kompleks hunian skala besar ini dikembangkan diatas lahan seluas 74 Ha, dan terletak di lokasi strategis Cilegon-Serang.

Guna menyesuaikan kebutuhan calon penghuni, pengembang sengaja menawarkan berbagai klaster dan tipe rumah di dalamnya.

Misalnya tipe Evergreen (21m2) dan tipe Eucaliptus (30m2). Berada di klaster West Wood dengan unit sebanyak 145, rumah satu lantai ini dibandrol dengan harga masing-masing Rp269 Juta dan Rp345 Juta.

Berdasarkan pantauan google maps, super klaster ini berjarak 3km saja dengan exit Tol Cilegon Timur. Sedangkan bila ingin menuju Krakatau Industrial Estate, dibutuhkan waktu tempuh sekitar setengah jam jika lancar.

Satu lagi perumahan murah di Serang yakni Bukit Mas Residence. Meski berada di pusat kota, namun rupanya harga rumah masih dipasarkan Rp342 Juta untuk unit Palm (LB 45m2 dan LT 98m2).

Menyoal fasilitas, Bukit Mas Residence menyediakan sejumlah sarana mencakup sport club seluas 800m2 yang terdiri dari kolam renang, arena fitness, area komersil, berikut cafe dan resto.

REVIEW PROPERTY

Lihat Semua