Sukses

Jakarta Garden City: Titikberatkan Keseimbangan Lingkungan

Liputan6.com, Jakarta Setelah menguasai 100 persen saham Jakarta Garden City dari Keppel Land Singapore, PT Modernland Realty Tbk. terus mempercepat pengembangan dan pembangunan perumahan skala kota (township) Jakarta Garden City (JGC).

“Dari total lahan seluas 370 Ha yang dimiliki Jakarta Garden City, 120 Ha diantaranya sudah berhasil dikembangkan, sementara sisanya seluas 250 Ha nantinya akan direncanakan untuk pembangunan kawasan residensial berupa landed house dan apartemen serta kawasan komersial seperti gedung perkantoran serta tempat hiburan,” papar Sami Miettinen, Direktur Utama PT Mitra Sindo Sukses seperti yang disadur dari Rumah.com.

Baca juga: Luncurkan La Seine, Jakarta Garden City Tawarkan Rumah Tumbuh

Kawasan hunian yang dikembangkan sejak tahun 2007 yang berlokasi hanya 3,4 Km dari Kelapa Gading, tepatnya di Jl. Raya Cakung-Cilincing, exit tol Cakung Timur, Jakarta Timur, hingga kini sudah membangun hampir 9.000 unit rumah.

Dengan konsep pengembangan township tentunya akan memberi banyak keuntungan bagi para penghuninya. Misalnya Anda jadi tidak perlu keluar kawasan jika ingin memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya, baik kebutuhan pokok maupun kebutuhan gaya hidup karena JGC terus melengkapi beragam fasilitas penunjang.

Adopsi green property

Sesuai komitmennya sejak awal, PT Modernland Realty Tbk. terus berusaha mewujudkan konsep eco township di JGC. Implementasi ini dapat terlihat dari hunian dan komersial yang dikembangkan dengan mengusung konsep keseimbangan kawasan.

Tak heran jika JGC saat ini menjelma sebagai sebuah gaya hidup di lingkungan mandiri yang tepat untuk dijadikan tempat tinggal, investasi, bekerja, rekreasi, dan belajar di tengah hijaunya lingkungan.

JGC juga menyediakan ruang terbuka dengan pepohonan nan asri yang dilengkapi dengan pedestrian yang hijau serta ROW jalan di dalam kawasan selebar 46 meter. “Pastinya Anda akan merasa nyaman dan aman saat berjalan kaki di Jakarta Garden City sehingga pada akhirnya diharapkan tidak menggunakan kendaraannya. Dengan begitu lingkungan akan cenderung semakin sehat,” kata Sami.

Rancangan ruang terbuka hijau (RTH) di JGC juga dilengkapi dengan danau dan sejumlah taman tempat bermain anak yang sangat berguna bagi perkembangan fisik, mental, maupun kecerdasan anak. Selain itu juga bisa digunakan sebagai tempat atau sarana bersosialisasi bagi penghuni JGC bersama teman maupun keluarga.

Dalam pengembangannya, Jakarta Garden City dibagi dalam tiga kawasan besar, yaitu Garden City seluas 134 Ha, River Garden 100 Ha serta Lake Garden seluas 136 Ha. Progress pembangunan di kawasan Garden City saat ini telah mencapai 80%, terdiri dari 7 cluster rumah dan 2 cluster rukan yang sudah selesai dibangun dan sudah mulai dihuni.

Salah satu cluster yang telah selesai dibangun di kawasan River Garden adalah cluster Mississippi, sementara beberapa cluster lainnya seperti Thames, Yarra dan La Seine masih dalam tahap pembangunan yang dijadwalkan untuk diserahterimakan mulai awal tahun 2017.

Adapun kawasan Lake Garden saat ini masih dalam tahap pembentukan danau seluas 25 Ha, yang nantinya akan dijadikan sebagai water front commercial & residential area di Jakarta Garden City.

Harga rumah yang ditawarkan saat ini dimulai dari Rp1,4 miliar untuk tipe terkecil sampai dengan Rp5 miliar untuk tipe rumah terbesar, dengan persentase kenaikan harga kurang lebih 10% per tahun. Menurut Sami, harga properti di Jakarta Garden City masih akan terus meningkat seiring semakin baik dan berkembangnya potensi di kawasan tersebut.

Foto: Istimewa

    REVIEW PROPERTY

    Lihat Semua