Sukses

Pilihan Olahraga di Rumah Saat Puasa

Liputan6.com, Jakarta Siapa bilang saat berpuasa tidak bisa berolahraga? Kendati metabolisme cenderung melambat dan tekanan darah menurun, bagi Anda yang berpuasa dianjurkan untuk tetap berolahraga

Fransisca A. Tjakradidjaja, dr. MS, SpGK, Dokter Gizi dari Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa mengatakan bahwa olahraga membuat cadangan lemak tubuh terpecah menjadi glukosa sehingga dapat membuat pasokan ke otak dan organ lain.

Akibatnya, kebutuhan energi tubuh akan terpenuhi dan juga dapat menghilangkan rasa kantuk, lemah, dan malas.

“Jenis olahraga yang sebaiknya dilakukan bukan jenis olahraga berat. Lamanya bisa 30 menit - 1jam. Hindari olah raga berat di siang hari,pada cuaca panas karena membuat tubuh kehilangan energi lebih banyak dan membuat dehidrasi sehingga tubuh terasa cepat lelah dan lemas,” kata Fransisca kepada Rumah.com, Rabu (8/6/2016).

Menyoal kapan waktu yang tepat untuk berolahraga, Fransisca menjelaskan bahwa semua waktu sahsah saja. Asalkan tidak di siang hari. Akan tetapi ia lebih menyarankan agar dilakukan di dekat waktu berbuka, agar dapat cepat recovery (pemulihan).

“Namun, ada juga yang bertanya, apakah boleh berolahraga setelah sholat tarawih? Saya menyarankan lebih baik digunakan untuk istirahat dan perbanyak ibadah saja, seperti tadarus dan sholat qiyamulail (sholat malam). Hal ini mengingat Anda harus bangun sahur lebih cepat,” katanya.

Lebih lanjut dokter ibu tiga anak ini menjelaskan bahwa pada dasarnya berpuasa sudah dapat memulihkan kondisi tubuh secara alami.

Puasa membuat tekanan darah menurun, sistem kekebalan tubuh meningkat, metabolisme tubuh yang cenderung melambat ternyata membuat produksi sisa metabolisme dan radikal bebas berkurang. Ini yang membuat sel-sel tubuh menjadi lebih sehat.

“Tapi sekali lagi dengan catatan, harus tetap berolahraga, untuk mengantisipasi konsumsi gula dan karbohidrat yang berlebih saat berbuka dan sahur,” tambahnya.

Berikut 3 olahraga yang bisa Anda lakukan di rumah saat berpuasa:

Jalan santai

Meskipun terlihat santai dan ringan, jenis olahraga ini ternyata bisa mengatur tingkat kolesterol dan mengatasi masalah kegemukan. Selain itu, juga bisa mencegah osteoporosis dan mengurangi stres. 

Jalan santai bisa dilakukan di sekitar hunian. Apalagi bila di sekitar hunian Anda memiliki jogging track. Area ini bisa digunakan sewaktu-waktu. Lakukan jalan santai selama 30 menit setiap sore jelang berbuka puasa.

Sepeda
Sama seperti jalan santai, bersepeda juga bisa menurunkan tingkat kolesterol jahat dalam darah, menguatkan otot jantung, dan menurunkan tekanan darah. Sehingga, dengan demikian akan menjaga sistem kerja jantung, dan paru-paru.

Lakukan bersepeda selama 30 menit jelang berbuka puasa. Kira-kira waktu selama itu, cukup dengan memutari lingkungan hunian sekitar. Sambil bersepeda, Anda juga bisa berdzikir sembari mengatur pernapasan.

Yoga
Terakhir adalah yoga. Olahraga ini dapat dilakukan di dalam ruangan yang tidak terlalu luas. Meski terlihat sederhana, olahraga ini sejatinya cukup berat, terutama bagi yang tidak terbiasa, karena menarik otot-otot tubuh.

Manfaat olahraga ini antara lain menurunkan berat badan, menurunkan rasa sakit pada orang memiliki sindrom carpel tunnel (cegah kecacatan), dan sebagai media meditasi atau relaksasi.

REVIEW PROPERTY

Lihat Semua
Artikel Selanjutnya
Jadwal Buka Puasa dan Imsak di 20 Kota pada Sabtu 24 Juni 2017
Artikel Selanjutnya
Jadwal Buka Puasa dan Imsak di 20 Kota pada Jumat 23 Juni 2017