Sukses

Trik Ubah Apartemen Studio Jadi One Bedroom

Liputan6.com, Jakarta - Apartemen tipe studio hingga kini masih cukup banyak diminati masyarakat, khususnya yang tinggal di kota-kota besar seperti Jakarta.

Kategori penghuni tipe studio biasanya mahasiswa maupun karyawan yang belum berkeluarga. Alasan mereka memilih unit apartemen ini karena menginginkan kedekatan dari hunian dengan tempat beraktivitas serta mengutamakan gaya hidup praktis.

Hal ini sesuai dengan kondisi tipenya yang hanya terdiri dari satu kamar tidur plus kamar mandi. Sisi menarik yang ada di apartemen studio adalah satu ruangan multifungsi. Artinya, penghuni dapat menggunakan area tersebut sebagai kamar tidur, ruang tamu, bahkan dapur.

Akan tetapi karena seluruh pusat kegiatan berpadu menjadi satu, penghuni kerap merasa kehilangan sisi privasi dari sebuah kamar tidur. Apalagi jika salah satu teman atau kerabat berkunjung dan hendak menginap.

Membuat partisi

Arsitek Arades Living, Astrid Hapsari Raharjo menuturkan sebenarnya bisa saja penghuni menyiasati permasalahan ini dengan membuat partisi untuk kamar tidur.

"Kalau dari fisiknya sih sebetulnya memungkinkan. Solusi dengan diberi partisi saja. Pilihannya bisa berupa gipsum atau kaca, baik permanen atau non permanen. Hanya saja mengingat keterbatasan space di apartemen tipe studio, keberadaan partisi justru membuat ruang terasa lebih sesak. Meski tebal partisi yang digunakan hanya 10-15 cm," ujar dia kepada Rumah.com, seperti ditulis Sabtu (5/3/2016).

Kendati demikian, Astrid tetap mengembalikan lagi pertimbangan ini kepada kebutuhan penghuni apartemen. Jika merasa ruang sempit tak jadi masalah, maka pemakaian partisi sebagai pemisah antara kamar tidur dengan dapur dan ruang bersantai bisa menjadi jawaban.

"Gorden juga bisa menjadi alternatif lain, karena secara fungsional partisi ini bersifat non permanen sehingga bisa ditutup dan digeser sesuai keinginan. Tak hanya untuk partisi tempat tidur, gorden juga bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan lain. Misalnya, penghalang panas dan bau yang berasal dari aktivitas memasak di dapur, atau penghalang cahaya matahari yang terik di siang hari," jelas dia.

Siasati dengan dekorasi

Pejaten Park Residence

Agar suasana apartemen studio terasa sedikit lapang, Astrid menyarankan pemilihan warna cat dinding sebaiknya terkesan ringan dan terang. Karena, warna ini akan mengubah suasana di dalam apartemen, bahkan mempengaruhi ilusi mata yang memandangnya.

"Warna terang terkesan ‘menjauh’ sehingga membuat ruang nampak besar dan luas. Warna gelap terkesan ‘mendekat’ dan membuatnya terasa sempit. Selain itu, warna gelap juga menyerap cahaya. Hal ini harus diperhatikan, terutama jika apartemen studio Anda hanya sedikit sekali mendapat cahaya alami di siang hari," kata dia.

Penggunaan cermin juga bisa digunakan untuk menyiasati sisi visual dan psikologis agar ruang terasa lebih lega. Semakin besar ukuran cermin, maka semakin besar pula ilusi yang ditampilkan.

Selain itu, pemakaian cermin juga bisa memantulkan cahaya yang membuat ruang dalam apartemen terlihat lebih terang. (Fathia A/Ahm)

Foto: apartementherapy.com

REVIEW PROPERTY

Lihat Semua
Artikel Selanjutnya
Tren Makeup Terbaru, Alis Kepang yang Unik
Artikel Selanjutnya
Riasan Makin Seru dengan Pop Smokey Eyes